Sorotan utama dari tur sehari penuh ini adalah pulau terpencil Gili Nanggu, dengan pantai-pantainya yang indah dan air berwarna biru kehijauan yang jernih. Dalam perjalanan, kita akan berkesempatan untuk melihat kehidupan sehari-hari masyarakat lokal Sasak. Kita akan mengunjungi pasar pagi di Kediri dan mampir di Desa Banyumulek untuk melihat para wanita Sasak memproduksi kerajinan tembikar, seperti yang telah mereka lakukan selama turun-temurun. Perjalanan dilanjutkan ke Gunung Pengsong yang disucikan dan pura Hindu yang dihuni oleh ratusan monyet keramat. Kita akan berlayar dari Lembar menggunakan perahu cadik motor tradisional untuk perjalanan selama 30 menit menuju Gili Nanggu, di mana tersedia waktu untuk bersantai dan berenang di pulau yang masih asri ini.
Perjalanan ini menampilkan pasar pagi Lendang Bajur sebelum Anda mencapai Pusuk Pass, yang terkenal dengan pemandangan perbukitan dan lembah hijau yang indah, di mana monyet-monyet liar juga menanti kedatangan Anda dengan kacang dan pisang. Sorotan utama dari perjalanan ini adalah air terjun Sindang Gile. Dalam perjalanan pulang, Anda juga bisa mampir di bukit Malimbu untuk berfoto. Makan siang disajikan di restoran lokal.
Pagi ini Anda akan mengunjungi desa Tetebatu dan Loyok, yang dikenal luas sebagai desa yang damai dan tenang. Jangan lewatkan kesempatan untuk melakukan soft trekking ke hutan lokal yang dihuni oleh monyet hitam liar (pitu), pohon mahoni, dan perkebunan cengkeh; Anda dapat menikmati cara hidup masyarakat setempat yang sederhana dan alami. Sebelumnya, Anda dapat mengunjungi Pura Lingsar yang melambangkan keharmonisan antara umat Muslim dan Hindu, serta Taman Narmada, sebuah taman kerajaan yang juga merupakan replika dari Danau Segara Anak di Gunung Rinjani.
Dalam tur ini, kita akan berlayar ke lokasi pemancingan favorit di dekat Gili Meno, Gili Air, dan Gili Trawangan yang terletak di sudut barat Pulau Lombok. Kami mengundang Anda untuk menikmati cara memancing tradisional bersama pemancing asli setempat dan belajar cara menavigasi perahu cadik secara tradisional.
Berdirilah di ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut di Pusuk Pass yang spektakuler untuk melihat pemandangan panorama Gili (pulau kecil); di sini, monyet-monyet yang penasaran menantikan kacang atau buah-buahan lainnya. Selanjutnya, berkendara di sepanjang garis pantai utara Lombok menuju air terjun Sendang Gile (setinggi 125 meter), air terjun ini terletak di tengah lingkungan yang tenang dan rimbun – tempat yang sempurna untuk makan siang. Berikutnya, desa Sembalun Lawang dan Bumbung yang terletak di lembah Sembalun yang tenang, tersembunyi di lereng timur Gunung Rinjani; di sini Anda dapat menemukan salah satu kelompok etnis Sasak dengan tradisi unik mereka. Pemberhentian terakhir Anda adalah Taman Kerajaan Narmada (dibangun pada tahun 1727) yang mata airnya dipercaya dapat memberikan awet muda bagi mereka yang meyakininya.
Hari 01: Mataram – Sembalun Lawang Pukul 06.00 pagi, meninggalkan hotel menuju arah timur Lombok untuk mencapai Desa Sembalun Lawang, titik awal pendakian. Istirahat sejenak sambil menunggu persiapan ringan, dan setelah semuanya siap, tinggalkan Sembalun Lawang menuju Tengengean dan beristirahat di rumah panggung terbuka – penduduk asli menyebutnya Berugak. Dari Tengengean, lanjutkan perjalanan ke Mata Air Pade Balong untuk makan siang. Setelah makan siang, belok kiri untuk mendaki ke Cemara Sewu dan Cemara Lima yang terletak di ketinggian kurang lebih 2900 meter di atas permukaan laut. Dirikan tenda dan bermalam di sini. Hari 02: Sembalun Lawang – Danau Segara Anak Pukul 02.00 dini hari, berangkat untuk mencapai puncak gunung berapi demi melihat matahari terbit dan pemandangan luar biasa di sekitar. Dari puncak, kita kemudian turun ke Danau Segara Anak (memakan waktu sekitar 5 hingga 6 jam) di mana kita bisa menemukan tempat berkemah yang bagus di tepi danau. Terdapat pemandian air panas di dekat lokasi, atau Anda mungkin ingin mencoba memancing di danau. Bermalam di Danau Segara Anak. Hari 03: Segara Anak – Senaru – Mataram Hari ini berangkat lebih awal untuk mendaki ke bibir kawah sebelum cuaca menjadi panas, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan turunan panjang menuju Senaru di sisi utara Gunung Rinjani. Perjalanan ini memakan waktu hampir seharian (5 hingga 6 jam) dan mobil van beserta pengemudi telah siap untuk mengantar Anda ke tujuan berikutnya.
Penjemputan di hotel, berkendara menuju titik awal di Desa Golong – Narmada. Bersepeda di sepanjang sungai sejauh sekitar 500 meter sambil menikmati dan mengunjungi mata air di Pura Surenadi (antara Pura Suranadi atau Ranget) dan bersepeda melewati desa-desa, sawah, hingga berakhir di Pura Lingsar (25 km). Makan siang akan disajikan di restoran lokal berupa lunch box.
Hari ini kita akan berlayar mengelilingi kepulauan Gili yang menawan. Kita akan singgah di pulau-pulau cantik Gili Rengit dan Gili Layar. Saatnya untuk snorkeling dan berjemur. Kita akan naik ke titik pandang dengan pemandangan pulau-pulau kecil yang menakjubkan. Di Gili Asahan, perhentian terakhir tur ini, Anda bisa mendaki Bukit Asahan hingga ke puncak dalam waktu 20 menit. Setelah itu, kembali ke Lombok.
Isi formulir di samping, dan tim kami akan segera menghubungi Anda dengan penawaran terbaik dan kustomisasi jadwal liburan Anda di NTB.
Pesan Berhasil Terkirim!
Kami akan segera menghubungi Anda. Anda juga akan diarahkan ke aplikasi Email/WhatsApp (simulasi).